August 30, 2006

How to Write Your First Ebook

by: Terri Seymour
 
One of the best ways to build your online income is by writing & distributing ebooks. Ebooks can be a very effective tool for marketing your business and they can also be big money makers. Ebooks are also a useful resource for whatever information you are looking for.
 
There are a few things you should remember if you are going to write an ebook.
  1. Just as your ezine should not be a giant ad, nor should your ebook. Be sure to fill it full of useful and valuable information.
  2. Your ebook should be compiled in a simple, yet professional design. Make your ebook look good, but do not overdo. Make sure  people can maneuver around the book with ease.
  3. Take the time to do the research and write an effective and informative ebook. Your ebook will be circulating around the web and will say a great deal about you and your business.
  4. Ebooks are a great giveaway for your visitors and/or subscribers. Everyone is looking for useful information which can be found in ebooks.
  5. You might want to use your first ebook as a giveaway. This will entice more people to read your ebook, which in turn will get more people to see how good it is. When you do write your first ebook to sell, you will have already established your reputation for writing a useful and informative ebook.
  6. You do not have to be a writer to write an ebook. Just as with articles, all you need to do is gather, organize and outline your information. Always add resources and links when applicable. A good ebook for giveaway can be as simple as a collection of your articles or the articles of other authors.
  7. You do not need any expensive software to make your ebook. Simply write your ebook in Word or similar program and then convert the file to pdf. PDF can be read on all computers as opposed to exe.
  8. After you finish your ebook, you want to start promoting it. Add it to your website, put it in your email sigtag, submit it to as many websites and directories that you can find, add it to your article resource box, announce it on message boards and email discussion lists where allowed, make a separate web page for it and submit the page to search engines, add it to your ezine welcome letter as a free bonus. The possibilities are endless if you use your imagination and let as many people know about your ebook as possible. Be sure to encourage people to also give it to their subscribers/visitors as a free gift.
  9. Make sure you have contact links listed in your ebook so people can easily contact you or visit your website. Also, be sure to have your ezine and subscribe address listed.
  10. Everyone can find ebooks useful not only for finding the information they seek, but for promoting their business and website as well as establishing a solid reputation. They are also big moneymakers and just about anyone can write and profit from a carefully and effectively done ebook.
Make it fun, interesting and believe in yourself and you will produce a very successful ebook!
 

Terri Seymour has several years online experience and has helped many people start their own business. Visit her site at http://www.seymourproducts.com for help, resources & more. Seymour Products also offers resell ebooks for just $1 each and a free weekly ezine. mailto:subscribe@seymourproducts.com
Baca selengkapnya...

August 26, 2006

Aneka Format Buku Elektronik

Format buku elektronik atau e-book secara umum terpilah menjadi dua kelompok, yaitu format yang bisa dibaca oleh lebih dari satu aplikasi dan format yang hanya bisa dibaca oleh aplikasi dari vendor tertentu. Contoh format e-book yang bisa dibaca oleh lebih dari satu aplikasi adalah Plain Text, HTML, dan PDF. Sedangkan format yang hanya bisa oleh aplikasi dari vendor tertentu, misalnya DOC (Microsoft Word Document), Rich Text Format (RTF), Microsoft Reader (LIT), dan format Palm.
 
Plain Text
 
Plain Text adalah format yang paling universal buat dokumen di dunia komputer. Salah satu penyebabnya adalah usianya yang sudah sangat purba (purba bagi pemakai komputer). Format Plain Text sudah dikenal sejak tiga puluh tahun yang lalu, dan merupakan format baku e-mail. Karena sudah dikenal luas, peranti lunak yang dapat membaca e-book dalam format ini sangat banyak. Saat ini, format Plain Text dapat dibaca oleh semua browser, pembaca e-mail, serta hampir semua aplikasi pengolah kata.
 
Walaupun universal, format Plain Text punya banyak kelemahan. Buku yang menggunakan format ini mampu menampilkan semua huruf dalam abjad Latin dan tanda-tanda baca, tetapi tidak mampu menampilkan cetak tebal, miring dan garis bawah. Plain Text juga tidak bisa menampilkan ukuran huruf ataupun font yang berbeda-beda dalam satu dokumen. Pengarang buku juga tidak bisa
menyisipkan gambar dalam buku elektronik yang dibuat dalam format ini. Tidak ada juga fasilitas enkripsi sehingga buku dalam format ini dapat dengan mudah disalin dan digandakan. Kelemahan terakhir ini sebenarnya lebih menjadi perhatian bagi penjual e-book yang ingin membatasi peredaran bukunya. Ketiadaan enkripsi tidak menghalangi format ini menjadi pilihan buat para pengedar buku elektronik gratis.
 
HTML
 
Dibandingkan Plain Text, HTML (Hypertext Markup Language) masih sangat muda, walaupun tidak semuda umur format e-book lainnya. Kedua format ini sangat besar peranannya dalam Internet. Bila Plain Text umum digunakan pada e-mail, HTML adalah salah satu pondasi teknologi World Wide Web (WWW) atau yang lebih akrab disingkat menjadi web saja.
 
HTML mampu menampilkan teks dalam bentuk yang lebih beraneka. Teks tidak hanya muncul dalam satu jenis dan warna monoton, tetapi juga dalam berbagai ukuran dan jenis font. HTML juga dapat membedakan tampilan judul dengan isi, dan bisa
menampilkan cetak tebal, cetak miring dan garis bawah. Teks bisa digabung tidak hanya dengan gambar diam, tapi juga video dan audio. Dokumen HTML juga dapat merujuk pada dokumen HTML lain—kemampuan ini dinamakan hypertext. Karena kemampuannya ini, HTML menjadi pilihan untuk dokumen online. Spesifikasinya yang terbuka mempercepat proses adopsiHTML.
 
Walaupun HTML sudah sangat universal dan lebih cocok digunakan untuk buku elektronik, tidak ada penjual buku komersial yang mengadopsi format ini. HTML tidak mendukung pengamanan hak cipta ataupun enkripsi. Penggunaan HTML sebagai e-book masih terbatas pada buku-buku elektronik gratis. E-book HTML dapat dibaca menggunakan browser. Aplikasi e-mail umumnya juga bisa membuka dokumen ini, begitu juga aplikasi pengolah kata, seperti Microsoft Word.
 
PDF
 
PDF (Portable Document Format) merupakan jawaban bagi orang-orang yang menginginkan dokumen hasil kerjanya dapat dibaca tanpa perubahan tata letak. PDF cukup universal, walaupun pemakaiannya tidak seluas Plain Text ataupun HTML. Adobe Inc, perusahaan yang menciptakan PDF, menyediakan peranti lunak pembaca dokumen PDF secara gratis. Peranti lunak yang diberi nama Adobe Reader ini tersedia untuk berbagai sistem operasi, baik untuk komputer,PDA, maupun ponsel seperti seri Nokia Communicator. Peranti lunak lain yang dapat membaca dokumen PDF juga tersedia, seperti GSView untuk Windows dan Linux/Unix.
 
Karena dukungannya terhadap pengamanan hak cipta beberapa penjual e-book menerbitkan buku dalam format ini. Namun penggunaan PDF tidak hanya terbatas pada buku komersial saja. Cukup banyak buku gratis yang tersedia dalam format PDF.
 
DOC dan RTF
 
Aplikasi pengolah kata Microsoft Word sangat populer dan tersebar luas. Karena itu banyak kalangan saling bertukar informasi melalui dokumen dalam format DOC yang digunakan pengolah kata ini. Tak heran bila terkadang kita menjumpai buku elektronik yang menggunakan format DOC. Apalagi format ini tidak hanya bisa dibaca Microsoft Windows, tetapi juga peranti lunak pengolah kata lainnya seperti Corel Word Perfect, Sun Star Office, OpenOffice.org.
 
Meskipun ada yang cukup baik, dukungan format DOC dari peranti lunak non-Microsoft Word terkadang mengecewakan. Beda halnya dengan Rich Text Format (RTF). Rich Text Format dapat mendukung semua fitur DOC dengan cukup baik, dan dukungan aplikasi pengolah kata terhadap format RTF jauh lebih baik dibandingkan DOC. Penggunaan dokumen RTF lebih menjamin buku elektronik yang menggunakan format ini dapat dibaca di mana saja.
 
Buku elektronik komersial tidak menggunakan baik format DOC maupun RTF, karena keduanya tidak mendukung pengamanan hak cipta. Kedua format dokumen ini memang tidak dirancang untuk buku elektronik, tapi untuk pengolah kata.
 
Microsoft Reader (LIT)
 
Microsoft memperkenalkan format khusus untuk buku elektronik. Format ini hanya dapat dibaca oleh peranti lunak Microsoft Reader. Dokumen dengan format ini biasanya berekstensi LIT. Microsoft Reader tersedia untuk komputer dan PocketPC. Format ini seperti HTML mendukung cetak miring, cetak tebal dan garis bawah. Karena hanya dapat dibaca oleh Microsoft Reader, kita akan membahas lebih jauh format ini pada bagian berikutnya tentang apikasi pembaca e-book.
 
Palm (pdb, prc, doc)
 
Pembuat PDA terkemuka Palm memiliki format tersendiri untuk buku elektronik yang digunakan pada komputer genggam yang menggunakan sistem operasi PalmOS. Palm juga menyediakan peranti lunak untuk Windows dan Macintosh, sehingga buku dalam format tersebut dapat dibaca di komputer desktop ataupun note-book. Format mendukung teks dengan tampilan khusus (cetak miring, tebal, garis bawah).
 

Sebetulnya masih banyak format ebook lain yang beredar. Namun yang saya tuliskan di atas rasanya sudah cukup mewakili sebagian besar format ebook yang beredar di inernet.
Baca selengkapnya...

Ebook: Alternatif Buku Konvensional

Kreatifitas seringkali muncul dari sebuah kondisi yang sama sekali tidak mendukung. Dalam istilah yang lebih ekstrim, kreatifitas kerap muncul akibat ketertindasan. Berkaitan dengan soal buku, hegemoni penerbit-penerbit besar terhadap para pengarang menciptakan sebuah kondisi yang sangat tidak fair. Citarasa perbukuan seringkali tidak mencerminkan potret realitas masyarakat yang sesungguhnya, karena kondisi yang muncul ke permukaan lebih ditentukan oleh selera penerbit-penerbit besar yang memiliki modal kuat.
 
Dari kondisi seperti inilah, kemudian muncul sebuah upaya membebaskan diri dari pengaruh selera penerbit yang lebih berlandaskan pada hitung-hitungan untung rugi. Upaya ini mencoba mendobrak sistem perbukuan konvensional yang mengandalkan media kertas sebagai bahan baku fisik, ditambah selera pemilik modal yang dipaksakan demi keuntungan finansial bagi pemilik modal. Maka muncullah apa yang disebut e-Book alias buku elektronik. (Fenomena yang sama juga sudah lebih dulu terjadi di dunia musik Indonesia, dengan bermunculannya album-album indie label).
 
Pada tataran ekstrim, dengan adanya media baru ini, penerbit tidak lagi 'bergigi' karena pengarang bisa menerbitkan sendiri buku mereka, dan ini berarti tidak ada lagi pemasungan kreatifitas oleh pemilik modal. Independensi pengarang dalam menghasilkan karya yang bebas dari pengaruh pihak mana pun lebih terjamin. Pengarang bahkan bisa mendistribusikan sendiri karya mereka melalui internet.
 
Tentu untuk sampai ke tahap itu masih membutuhkan waktu yang panjang. Tapi ini jelas bukan hal yang mustahil, mengingat semakin terbatasnya sumber daya alam penghasil kertas. Dilihat dari sisi ini saja, ebook memiliki prospek yang cukup cerah, tergantung bagaimana kita memanfaatkan peluang tersebut dengan sebaik-baiknya.
 
 
BUKA MULUT
Baca selengkapnya...